
Atlet dayung Indonesia, Dewi Yuliawati, masih menjalani perawatan medis usai tersetrum ketika berlatih di Situ Cileunca. Kondisinya terus dipantau oleh dokter.
Dewi, 20 tahun, tersetrum saat berlatih di Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (11/2/2018) pagi. Akibat kecelakaan tersebut, dia mengalami luka bakar di bagian kepala dan kaki.
Atlet dayung Indonesia, Dewi Yuliawati, masih menjalani perawatan medis usai tersetrum ketika berlatih di Situ Cileunca. Kondisinya terus dipantau oleh dokter.
Dewi, 20 tahun, tersetrum saat berlatih di Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (11/2/2018) pagi. Akibat kecelakaan tersebut, dia mengalami luka bakar di bagian kepala dan kaki.
Dokter terus melakukan proses observasi guna melihat perkembangan kesehatan Dewi. "Karena selain luka bakar yang mengenai kulit Dewi, luka bakar tersebut juga menyebabkan adanya gangguan irama jantung," kata Dik.
"Itu yang kami takutkan. Beberapa hari ke depan kita akan memonitoring secara khusus. Apabila memang nanti dibutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut atau kita tidak mampu, kita akan rujuk. Sejauh ini kita masih bisa menangani," tuturnya.
Sementara itu, pelatih dayung Indonesia, M. Hadris, menjelaskan bagaimana Dewi yang sedang berlatih di Situ Cileunca bisa tersetrum.
"Dewi tersengat aliran listrik kabel PLN yang melintang di Situ Cileunca saat sedang melakukan latihan long distance untuk pemulihan cedera pinggang," ujar Hadris saat ditemui di RSUD Soreang.
Insiden tersebut, lanjut Hadris, bermula sewaktu Dewi pemanasan selama satu setengah jam untuk pemulihan akibat cedera pinggang. Pada saat itu, tim lain sedang latihan time trial 7x1.000 meter.
"Tiba-tiba kepala bagian belakang Dewi mengenai kabel PLN yang melintang itu. Diduga panik Dewi tercebur dan perahunya terbalik. Dayung yang Dewi pegang menempel pada dua buah kabel hingga mengakibatkan percikan api yang cukup besar," tuturnya.
Melihat insiden itu, tim pelatih dan atlet lainnya di lokasi dengan sigap memberikan pertolongan. "Dewi langsung kami bawa ke RSUD Soreang. Dia mengalami luka bakar di kepala bagian pipi kiri dan kaki sebelah kanan," kata Hadris.
"Itu yang kami takutkan. Beberapa hari ke depan kita akan memonitoring secara khusus. Apabila memang nanti dibutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut atau kita tidak mampu, kita akan rujuk. Sejauh ini kita masih bisa menangani," tuturnya.
Sementara itu, pelatih dayung Indonesia, M. Hadris, menjelaskan bagaimana Dewi yang sedang berlatih di Situ Cileunca bisa tersetrum.
"Dewi tersengat aliran listrik kabel PLN yang melintang di Situ Cileunca saat sedang melakukan latihan long distance untuk pemulihan cedera pinggang," ujar Hadris saat ditemui di RSUD Soreang.
Insiden tersebut, lanjut Hadris, bermula sewaktu Dewi pemanasan selama satu setengah jam untuk pemulihan akibat cedera pinggang. Pada saat itu, tim lain sedang latihan time trial 7x1.000 meter.
"Tiba-tiba kepala bagian belakang Dewi mengenai kabel PLN yang melintang itu. Diduga panik Dewi tercebur dan perahunya terbalik. Dayung yang Dewi pegang menempel pada dua buah kabel hingga mengakibatkan percikan api yang cukup besar," tuturnya.
Melihat insiden itu, tim pelatih dan atlet lainnya di lokasi dengan sigap memberikan pertolongan. "Dewi langsung kami bawa ke RSUD Soreang. Dia mengalami luka bakar di kepala bagian pipi kiri dan kaki sebelah kanan," kata Hadris.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar